Kembali ke kota Gotham, Joker siap untuk melancarkan petualangan menegangkan yang akan membuat seluruh kota gempar. Mengenakan wajahnya yang penuh senyum yang jahat, Joker bersiap untuk merealisasikan rencananya yang terbaru. Dibalik tingkah konyolnya, Joker telah merancang sebuah skema jahat yang akan mengguncang seluruh Gotham.
Di tengah kekacauan yang dia ciptakan, Joker tetap tampil percaya diri dan ceria. Dia menikmati setiap momen petualangannya, apapun resikonya. Karena bagi Joker, kehidupan tanpa kegembiraan dan risiko adalah sebuah kebosanan. Dan inilah yang membuatnya menjadi musuh yang begitu menarik dan menegangkan di kota Gotham.
Dengan bantuan rekan setianya, Harley Quinn, Joker mulai melancarkan serangkaian kejahatan di kota tersebut. Dari perampokan bank yang spektakuler hingga pengeboman gedung-gedung penting, Joker tidak akan berhenti sebelum membuat seluruh kota hancur berantakan. Tetapi di balik semua kegilaannya, Joker juga harus berhadapan dengan Batman - musuh bebuyutannya yang selalu siap menghentikan segala aksi jahatnya.
Namun, Batman bukanlah satu-satunya masalah yang harus dihadapi Joker. Para penjahat lain di Gotham juga mulai mengincar posisinya sebagai penguasa kriminal di kota tersebut. Selain itu, Komisaris Gordon dan kepolisian Gotham juga terus mengejar Joker, siap untuk menangkapnya dan menghentikan aksinya yang gila.
Dengan kecerdikan dan kegilaannya, Joker terus melancarkan aksinya yang tiada henti, tanpa pernah merasa takut akan konsekuensinya. Dan di balik topeng wajahnya yang jahat, tersembunyi sosok yang sangat menyukai ketidakpastian dan kekacauan, menghadirkan suatu petualangan menegangkan yang akan dikenang selamanya di kota Gotham. Karena, untuk Joker, kehidupan adalah sebuah sandiwara yang harus dimainkan dengan sempurna sampai detik terakhir.